
Lumbunginformasi.id Jepara – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jepara menggelar Program Pemberdayaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dari Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Madrasah Kemenag RI Tahun 2025. Kegiatan ini diikuti oleh MGMP Penjasorkes Madrasah Aliyah (MA) Jepara dan MGMP Informatika 002 MA Jepara dengan jumlah peserta sebanyak 30 guru, rabu 07/01/2026.

Program ini difokuskan pada peningkatan kompetensi pembelajaran berbasis ekoteologi dan kurikulum berbasis cinta, serta penguatan digitalisasi pembelajaran dan layanan keagamaan di kelas. Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan mampu mengintegrasikan nilai-nilai keimanan, kepedulian terhadap lingkungan, serta pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran madrasah.
Kegiatan diawali dengan tahlil dan doa yang dipimpin oleh Ustadz Mintarjo sebagai bentuk ikhtiar spiritual agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan membawa keberkahan. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Panitia, Dr. Nurhandir, yang memberikan semangat dan motivasi kepada para peserta workshop. Ia menekankan pentingnya pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap berlandaskan nilai-nilai cinta, kemanusiaan, dan keagamaan.

Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jepara, Aksan Muhyiddin, SE., MM. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh guru untuk senantiasa menjaga kinerja dengan dilandasi keimanan serta komitmen dalam meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah. Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan berwawasan lingkungan.
Melalui program pemberdayaan MGMP ini, Kemenag Jepara berharap tercipta peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah yang selaras dengan kebijakan nasional, sekaligus menjawab tantangan pendidikan di era digital dengan tetap mengedepankan nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan.***
Ads
Lumbunginformasi.id Jepara