• Fri. Oct 9th, 2026

Iumbunginformasi

Aktual dan Benar

Jumat Berangkat di Karimunjawa, Bupati Jepara Kunjungi Gereja Pantekosta dan Serap Aspirasi Warga

ByMas Narto

Oct 9, 2026
Bagikan Berita ini

Lumbunginformasi.id Jepara – Pemerintah Kabupaten Jepara kembali menggelar program Jumat Berangkat pada Jumat (9/10/2026). Kali ini, kegiatan berlangsung di Desa Tempur dan Kepulauan Karimunjawa. Khusus di Karimunjawa, Bupati Jepara H. Witiarso Utomo atau yang akrab disapa Mas Wiwit hadir langsung untuk bersilaturahmi, menyerap aspirasi masyarakat, sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama.

Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Ainul Yaqin, Nyamplungan, Kecamatan Karimunjawa, tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendekatkan pelayanan dan membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat hingga wilayah kepulauan.

 

Mas Wiwit mengatakan, kunjungannya ke Karimunjawa bertujuan memastikan program-program Pemerintah Kabupaten Jepara berjalan dengan baik, termasuk menjangkau masyarakat yang tinggal di pulau-pulau.

“Kami hadir di Karimunjawa untuk bertemu masyarakat Karimunjawa serta menyerap aspirasi warga masyarakat,” ujar Mas Wiwit.

Usai mengikuti kegiatan di Masjid Ainul Yaqin, Bupati bersama rombongan melanjutkan perjalanan dengan berziarah ke makam Syekh Amir Hasan atau Sunan Nyamplungan. Ziarah tersebut menjadi momentum untuk mendoakan para leluhur yang memiliki sejarah dan jasa bagi Kabupaten Jepara, khususnya di Karimunjawa.

Kunjungi Gereja Pantekosta, Perkuat Toleransi Antarumat Beragama

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Mas Wiwit juga menyambangi Gereja Pantekosta Karimunjawa. Kedatangannya disambut Pendeta Mateus Selamet bersama para jemaat gereja.

Kunjungan ini menjadi momen istimewa bagi jemaat. Pasalnya, menurut pengurus gereja, sejak berdiri pada 1975, baru kali ini seorang Bupati Jepara berkunjung langsung ke Gereja Pantekosta Karimunjawa dan bertemu dengan para jemaat.

Pendeta Mateus Selamet menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan tersebut. Kehadiran kepala daerah di tengah jemaat dinilai memberikan semangat baru bagi kehidupan beribadah sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat lintas agama.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Jepara yang sudah berkunjung ke gereja kami. Ini menjadi momen bersejarah karena baru kali ini Bupati Jepara datang dan bertemu langsung dengan para jemaat di Gereja Pantekosta,” ungkapnya.

Dalam pertemuan itu, pengurus gereja juga menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan tenaga pendidik beragama Nasrani di Karimunjawa. Mereka menyebut, mulai dari jenjang TK hingga SMK, belum tersedia guru Nasrani yang mengajar di wilayah tersebut.

Aspirasi tersebut menjadi salah satu persoalan yang disampaikan dalam kesempatan silaturahmi bersama pemerintah daerah.

Mas Wiwit: Semua Agama Dirangkul untuk Membangun Jepara

Mas Wiwit menegaskan, program Jumat Berangkat tidak hanya dilaksanakan di masjid, tetapi juga menjadi sarana menjalin komunikasi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang agama.

Menurutnya, seluruh elemen masyarakat memiliki kedudukan yang sama dalam membangun Jepara. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen merangkul semua golongan tanpa membeda-bedakan keyakinan.

“Kita tidak membeda-bedakan agama satu dengan lainnya. Justru kita rangkul bersama untuk membangun Jepara, agar masyarakatnya maju dan sejahtera,” jelasnya.

Pesan tersebut menegaskan pentingnya toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan sebagai modal sosial dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif.

Melalui kegiatan Jumat Berangkat, pemerintah daerah juga memiliki kesempatan untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat, termasuk aspirasi dari kelompok-kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.

Infrastruktur Karimunjawa Ditargetkan Direalisasikan Bertahap pada 2027

Selain persoalan sosial dan keagamaan, pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut.

Mas Wiwit menegaskan, pembangunan infrastruktur di Karimunjawa akan direalisasikan secara bertahap mulai 2027. Ia menyebut, saat ini Desa Kemujan menjadi salah satu wilayah yang kondisi jalannya sudah mulus.

Rencana tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan aksesibilitas masyarakat, memperlancar aktivitas ekonomi, serta menunjang perkembangan Karimunjawa sebagai wilayah kepulauan yang memiliki potensi besar.

Kunjungan melalui program Jumat Berangkat ini sekaligus menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk melihat kondisi wilayah secara langsung dan menyerap berbagai masukan dari masyarakat.

Dengan komunikasi yang terbuka, perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur, serta komitmen merangkul seluruh umat beragama, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.

(Diskominfo Jepara/STY)

Lumbunginformasi Jepara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *