Lumbunginformasi.id Jepara – Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan bantuan kembali ditunjukkan melalui penyaluran kursi roda dari Bupati Jepara H. Witiarso Utomo. Bantuan tersebut diantarkan Ari Afandi bersama warga sekitar kepada seorang warga Desa Kawak, Kecamatan Pakis Aji, yang mengalami keterbatasan fisik, Jumat (9/10/2026).

Bantuan ini menjadi bentuk perhatian terhadadap warga Desa kawak kursi roda 1 unit di RT 12 RW O2 dan
2 unit di RT 17 RW 03 karena selama ini hanya bisa duduk dan berbaring di tempat tidur karena keterbatasan kondisi fisiknya. Kehadiran kursi roda diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam beraktivitas sekaligus membuka kesempatan bagi penerima bantuan untuk kembali berinteraksi dengan keluarga dan lingkungan sekitar.
Bupati Jepara berharap bantuan kursi roda tersebut dapat meringankan keterbatasan yang dialami warga serta menumbuhkan kembali semangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Dengan adanya kursi roda, penerima bantuan diharapkan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada tempat tidur dan memiliki kesempatan lebih besar untuk menikmati kebersamaan bersama keluarga maupun berkomunikasi dengan tetangga.
Ari Afandi: Aspirasi Warga Perlu Diperjuangkan
Ari Afandi menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Jepara atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada warga Desa Kawak yang membutuhkan.
Menurutnya, kepedulian terhadap sesama perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama dalam membantu masyarakat yang menghadapi keterbatasan dan membutuhkan perhatian.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati Jepara atas bantuan yang diberikan. Kami hanya bisa membantu semampunya agar keluhan masyarakat bisa ikut kami perjuangkan,” ujar Ari Afandi.
Ia menegaskan, komunikasi terbuka antara warga dan pihak-pihak yang bersedia membantu menjadi hal penting agar kebutuhan masyarakat dapat diketahui dan ditindaklanjuti.
Ari juga menyatakan kesediaannya untuk berupaya membantu warga yang menyampaikan kebutuhan, khususnya mereka yang berada dalam kondisi terbatas dan memerlukan dukungan.
“Kami akan berusaha membantu semampunya. Harapannya, apa yang menjadi kebutuhan warga yang mengalami keterbatasan bisa terpenuhi,” tambahnya.
Kepedulian Kecil, Harapan Besar bagi Sesama
Penyaluran kursi roda tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian sosial tidak selalu harus diwujudkan melalui langkah besar. Perhatian, komunikasi, dan kesediaan membantu dapat memberikan arti penting bagi warga yang sedang menghadapi kesulitan.
Bagi penerima bantuan, kursi roda bukan sekadar alat bantu mobilitas, melainkan juga sarana untuk memperluas ruang gerak, membangun kembali semangat, serta membuka kesempatan berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya.
Melalui kepedulian dan gotong royong, diharapkan semakin banyak warga yang membutuhkan dapat memperoleh perhatian dan bantuan yang sesuai dengan kondisinya.
Semangat kebersamaan inilah yang perlu terus dirawat agar masyarakat tidak merasa berjalan sendiri ketika menghadapi keterbatasan.***
M Adi Sunarto
(Lumbunginformasi.id)