
Lumbunginformasi.id Jepara – Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar mengunjungi pameran Octofest 2026 yang digelar di kawasan Sentra Industri Seni Patung dan Ukir Desa Mulyoharjo, Kecamatan Jepara , Minggu (1/11/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap perkembangan industri mebel, seni ukir, dan kreativitas pelaku usaha lokal.

Festival yang berlangsung hingga 5 November 2026 ini menjadi salah satu ajang strategis untuk mempromosikan produk unggulan Industri Kecil dan Menengah (IKM) Jepara, sekaligus memperkuat posisi Jepara sebagai daerah yang dikenal dengan warisan budaya seni ukir dan industri mebel.
Dalam kunjungannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Gus Hajar itu melihat secara langsung beragam produk mebel dan kerajinan ukir hasil karya para perajin lokal. Ia mengapresiasi kreativitas serta kualitas produk yang ditampilkan dalam pameran tersebut.
Menurut Gus Hajar, Pemerintah Kabupaten Jepara berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan fasilitasi kepada para pelaku usaha agar semakin berkembang serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Salah satu agenda penting dalam rangkaian Octofest 2026 adalah rencana kunjungan sekitar 20 duta besar beserta rombongan pada 4 November 2026. Kehadiran para perwakilan negara sahabat tersebut diharapkan menjadi peluang besar untuk memperkenalkan produk mebel dan seni ukir Jepara ke pasar internasional.
Gus Hajar berharap kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang melihat hasil kerajinan, tetapi juga mampu membuka peluang kerja sama perdagangan dan investasi bagi para pelaku industri mebel dan seni ukir di Jepara.
“Kami berharap kunjungan sekitar 20 duta besar ini dapat menjadi pintu masuk bagi produk mebel dan seni ukir Jepara untuk semakin dikenal di tingkat internasional. Ini kesempatan bagi para perajin untuk menunjukkan kualitas, keunikan desain, serta nilai seni yang menjadi ciri khas produk Jepara,” ungkapnya.
Dalam mendukung penyelenggaraan Octofest 2026, Pemerintah Kabupaten Jepara memberikan fasilitasi sebanyak 50 stan bagi pelaku IKM mebel dan ukir yang tergabung dalam Paguyuban Sentra Industri Seni Patung dan Ukir Desa Mulyoharjo.
Selain itu, sebanyak 117 showroom perajin juga turut berpartisipasi menyemarakkan festival tersebut.
Menurut Gus Hajar, keterlibatan puluhan pelaku IKM dan ratusan showroom perajin menjadi bukti besarnya potensi serta keberagaman produk unggulan industri mebel dan seni ukir Jepara.
Melalui Octofest 2026, Pemkab Jepara berharap promosi produk lokal semakin luas, jaringan pemasaran semakin terbuka, dan peluang investasi terus tumbuh.
Lebih dari sekadar pameran, Octofest diharapkan menjadi momentum kebangkitan industri kreatif Jepara untuk memperkuat identitas daerah sebagai pusat mebel dan seni ukir yang memiliki daya saing di pasar nasional maupun internasional. (BH )***
Lumbunginformasi.id Jepara