• Fri. May 17th, 2024

Iumbunginformasi

Aktual dan Benar

Bagikan Berita ini

NEWSLine.id – Jepara – H. Pawoko, sosok sederhana yang cukup dikenal berbagai kalangan di Jepara bahkan Jawa Tengah ini, adalah seorang pekerja keras, seniman sekaligus budayawan. Hal tersebut terungkap dalam wawancara lepas dengan NEWSLine.id. “saya memulai bisnis, berangkat tidak dari Nol, tapi dari titik minus di bawah nol” ujar H. Pawoko memulai perbincangan.

Sosok yang pernah menggeluti berbagai bisnis ini, menata bisnisnya dengan penuh kesungguhan dan kejujuran dari titik terendah. Bisnis yang pernah dirintisnya di Jepara, sejak era tahun 1980-an, diantaranya dimulai jadi makelar jual beli sepeda motor bekas, mengelola bus mini trayek jepara-kudus, hingga menekuni bisnis mebel yang dimulai memajang barang dagangan di emperan rumah. “Saya bekerja keras bahkan sangat keras sejak muda, karena tidak ingin anak-anak saya nantinya hidup sengsara seperti yang pernah saya alami di waktu kecil” ungkap H. Pawoko mengenang masa lalunya.

Dari bisnis mebel itulah, lanjut Pakdhe Woko (sapaan akrab H. Pawoko oleh staf dan karyawannya) mulai membuahkan hasil dari kerja kerasnya, sehingga bisa membeli gudang untuk produksi mebel, yang layak sehingga mendapatkan kepercayaan untuk eksport ke berbagai negara. “Itu berproses dan tidak semudah yang dibayangkan orang, buah dari kerja keras dan doa orang tua juga dukungan teman-teman” ujarnya merendah.

Setelah dirasa cukup dalam menata pondasi bisnisnya, H. Pawoko pelan-pelan menyerahkan bisnisnya kepada anak-anaknya, untuk meniru jejak orang tuanya. “Biar mereka juga ikut merasakan kerja keras dalam mengelola bisnis, tidak asal minta kepada orang tua semata” timpalnya. Tanpa dibekali pengalaman dan ditempa oleh kerja keras, seorang pengusaha akan mudah jatuh dan gagal, tandasnya.

Setelah bisnis yang dirintisnya diserahkan pengelolaannya kepada anak-anaknya, penyuka baju batik ini, kembali menekuni dunia seni yang sempat ditinggalkan karena sibuk dengan urusan bisnis. “Dimulai dengan menyanyi, kemudian menulis novel, melukis juga mengkoleksi benda-benda bersejarah” urai suami dari pemilik salon HERMIN di kawasan Panggang-Jepara.

Saat ini, setidaknya sudah ada satu novel yang sudah terbit dan akan disusul dengan novel lainnya. Untuk lukisan yang dibuat dengan penuh ketekunan dan sentuhan halus jiwa seni H. Pawoko ini, setidaknya lebih 200 lukisan yang sudah dibuatnya. “Kami rencanakan untuk membuat galerai seni di jepara, untuk memajang karya seni saya sendiri juga karya seniman lainnya, sekaligus menciptakan pasar untuk transaksi hasil karya seniman” timpalnya. Saat ini, lanjutnya sedang dilakukan desain galerai seni yang direncanakan akan segera dibuka dalam waktu dekat. “Insya allah apa yang saya lakukan, adalah bagian dari kecintaan saya kepada Jepara dan masyarakat Jepara” pungkas H. Pawoko.- (L-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *