• Mon. Dec 15th, 2025

Iumbunginformasi

Aktual dan Benar

Bagikan Berita ini

Lumbunginformasi.id Jepara, 18 November 2024 – Penjabat Bupati Jepara, Edy Supriyanta, menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Wamen HAM RI), Mugiyanto, di Pendapa RA Kartini Jepara. Dalam kunjungannya, Mugiyanto yang juga asli Jepara, menyampaikan pentingnya silaturahmi dan mengenalkan peran Kementerian HAM RI yang baru dibentuk pada Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Mugiyanto menjelaskan, Pemerintahan Prabowo-Gibran memiliki komitmen kuat dalam memajukan, menghormati, dan melindungi hak asasi manusia, yang tercermin dalam pembentukan Kementerian HAM. Ia mengutip UUD 1945, yang mengatur secara tegas hak asasi manusia, khususnya pada pasal 28 I ayat 4, yang menyatakan bahwa perlindungan dan pemenuhan HAM adalah tanggung jawab negara, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Perlindungan HAM tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, namun juga pemerintah daerah. Melalui otonomi daerah, pemerintah daerah juga bertanggung jawab dalam memenuhi pelayanan dasar terkait HAM,” ujar Mugiyanto.

Pj Bupati Edy Supriyanta turut menyampaikan beberapa capaian signifikan yang telah dicapai Kabupaten Jepara, termasuk penyelesaian konflik intoleransi di Desa Dermolo yang telah berlangsung selama 18 tahun, serta penghargaan sebagai Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) dari Pj Gubernur Jawa Tengah pada 28 Desember 2023. Penghargaan tersebut, menurut Edy, menjadi motivasi untuk terus memperjuangkan pemenuhan HAM di Jepara.

Edy juga mengungkapkan bahwa iklim politik di Jepara sangat kondusif menjelang Pilkada 2024. Tingkat partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024 mencapai 85,6%, meningkat dibandingkan Pemilu 2019 yang hanya 83%. Ia berkomitmen untuk menjaga situasi tetap aman dan damai, serta terus meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pilkada Jepara 27 November 2024.

Selain itu, dalam kunjungan tersebut, Wamen HAM Mugiyanto juga berkesempatan melakukan dialog dan memberikan bantuan kepada penyandang disabilitas dari komunitas Sedulur Difabel Jepara (SADIFA). Sebelum meninggalkan Pendapa, Mugiyanto mengunjungi sejumlah peninggalan RA Kartini, termasuk ruang pingit dan tempat mengajar batik Kartini, yang menjadi simbol perjuangan emansipasi wanita di Jepara.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pemenuhan hak asasi manusia bagi seluruh masyarakat Jepara.***

 

Sumber: Red

 

Lumbunginformasi.id Jepara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *