
Lumbung informasi.id Jepara – Sebanyak 50 sekolah tingkat SMP dan MTs se-Kabupaten Jepara ambil bagian dalam Lomba Roket Air yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Jepara di Stadion Kamal Junaidi, Rabu-Kamis, 7–8 April 2025.
Setiap sekolah mengirimkan dua siswa dan satu guru pembimbing untuk mengikuti kompetisi yang bertujuan menanamkan kecintaan pada sains dan teknologi sejak dini. Pada hari pertama, peserta diberikan kesempatan melakukan uji coba peluncuran menggunakan roket yang telah dirakit sebelumnya. Namun saat lomba berlangsung, siswa ditantang untuk merakit roket langsung di lokasi dalam waktu yang terbatas.
“Roket air adalah bentuk sains sederhana yang mudah dibuat dengan bahan bekas seperti botol plastik. Ini mengenalkan prinsip ilmiah seperti sudut peluncuran, distribusi berat, dan desain aerodinamis,” jelas Elly Widyastuti, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Jepara.
Menurut Elly, kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan praktis siswa, tetapi juga mengukur efektivitas pembelajaran dari guru ke murid, mengingat tahun ini tidak ada pelatihan pendahuluan. “Anak-anak bisa merakit sendiri, artinya pemahaman mereka sudah baik,” tambahnya.
Penilaian lomba didasarkan pada ketepatan roket mendarat di titik finish yang telah ditentukan. Para juara akan melaju ke tingkat provinsi dan berkesempatan bersaing di ajang nasional hingga internasional melalui jaringan Asosiasi Science Center Indonesia, yang juga turut dipelopori oleh Jepara.
Selain sertifikat dan piala, pemenang juga menerima uang pembinaan. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini terus berlanjut sebagai upaya mendorong minat dan bakat pelajar dalam bidang sains dan inovasi.
( Diskominfo )
Lumbunginformasi.id Jepara