
Lumbunginformai.id Jepara – Perkemahan PERSIMANU 2 Sako Pandu Ma’arif NU Jepara digelar di Lapangan Desa Lebak, Kecamatan Pakisaji, Jepara, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-97 Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama.

Kegiatan perkemahan ini mendapat antusiasme tinggi dari lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU Jepara. Tercatat sebanyak 49 pangkalan tingkat MI sederajat, 44 pangkalan MTs sederajat, dan 26 pangkalan MA sederajat turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Mengusung semangat meraih prestasi Ma’arif NU, PERSIMANU 2 menjadi wadah bagi para peserta untuk mengembangkan kreativitas, kemandirian, keberanian, serta kemampuan bekerja sama.
Banyaknya peserta membuat penataan tenda dilakukan secara merata. Sejumlah lokasi perkemahan bahkan memanfaatkan halaman rumah warga di sekitar Lapangan Desa Lebak. Kondisi tersebut sekaligus menunjukkan keterlibatan dan dukungan masyarakat terhadap kegiatan pendidikan dan kepanduan.
Sebelum acara pembukaan, berbagai perlombaan telah dilaksanakan. Penampilan para peserta mendapat perhatian karena menunjukkan kemampuan yang telah dipersiapkan jauh sebelumnya.

Acara pembukaan secara resmi dimulai sekitar pukul 15.30 WIB. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Jepara, pengurus LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah, pengurus LP Ma’arif NU Jepara, pengurus RMI Jepara, Kwarcab Jepara, pengurus Sakoma Jepara, jajaran KKMI 02, KKMTs 02, KKMA 02 Jepara, serta para tamu undangan.
Ketua Kwarcab Jepara Ratib Zaini dalam kesempatan tersebut membacakan sambutan resmi Bupati Jepara. Dalam sambutan itu disampaikan bahwa kegiatan perkemahan memiliki peran penting sebagai sarana meningkatkan kreativitas dan prestasi peserta didik melalui pengalaman belajar secara nyata.
Rangkaian kegiatan perkemahan juga dinilai mampu membentuk kemandirian peserta. Mulai dari mendirikan tenda, mengikuti berbagai perlombaan, hingga berinteraksi dengan peserta lain dan menghadapi dewan juri, seluruh kegiatan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter.
Selain berdampak pada pendidikan dan pembentukan karakter, kegiatan positif seperti PERSIMANU juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Aktivitas peserta dan tamu selama kegiatan dapat menggerakkan pelaku UMKM di wilayah sekitar lokasi perkemahan.
Suasana pembukaan semakin meriah ditandai dengan pelepasan burung merpati dan 97 balon sebagai simbol peringatan Harlah ke-97 LP Ma’arif NU.
Kemeriahan semakin terasa dengan penampilan Marching Band Amsilati Bangsri yang sukses memukau peserta, tamu undangan, dan masyarakat sekitar.
PERSIMANU 2 tidak hanya menjadi ajang perlombaan dan perkemahan, tetapi juga menjadi ruang bagi para peserta didik untuk belajar tentang kemandirian, kekompakan, kreativitas, sportivitas, dan semangat berprestasi dalam bingkai pendidikan Ma’arif NU.***
Adi Sunarto ( Ads )
Lumbunginformasi.id Jepara