• Thu. Oct 8th, 2026

Iumbunginformasi

Aktual dan Benar

Bagikan Berita ini

Lumbunginformasi.id Jepara – Pemerintah Kabupaten Jepara terus mendorong penguatan ekonomi desa melalui pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan BUMDes Bersama (BUMDesma). Upaya tersebut diwujudkan melalui Temu Bisnis BUMDes dan BUMDesma dengan pelaku usaha serta instansi strategis, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan yang digelar Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes) Kabupaten Jepara ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi, misi, serta program unggulan Bupati Jepara, khususnya agenda “Mulus Ekonominya”.

Temu bisnis tersebut mempertemukan jajaran pemerintah kecamatan, pengelola BUMDes dan BUMDesma se-Kabupaten Jepara, Pendamping Desa, serta sejumlah pelaku usaha dan instansi yang berpotensi menjadi mitra kerja sama.

Sejumlah mitra strategis turut hadir, di antaranya Pertamina, Bulog, Bappenda Provinsi Jawa Tengah, PT Pajale Indonesia Makmur, CV Rama Jaya 88, Saudara Swalayan Jepara, serta Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Semarang.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi forum pertemuan, tetapi diarahkan sebagai ruang untuk mempertemukan potensi usaha desa dengan kebutuhan pasar, rantai pasok, serta peluang kemitraan dengan dunia usaha maupun instansi pemerintah.

Melalui forum tersebut, pengelola BUMDes dan BUMDesma mendapat kesempatan memahami kebutuhan pasar sekaligus memperkenalkan berbagai potensi dan produk unggulan yang dimiliki masing-masing desa.

Pemkab Jepara berharap BUMDes tidak hanya berorientasi pada pengelolaan usaha secara internal, tetapi mampu membangun jaringan bisnis yang lebih luas, mulai dari penyediaan bahan baku, pemasaran, distribusi, hingga pengadaan barang dan jasa.
“BUMDes harus mampu menghubungkan potensi desa dengan pasar yang lebih luas. Dengan kemitraan yang tepat, produk unggulan desa tidak hanya berputar di pasar lokal, tetapi bisa masuk ke jaringan pemasaran yang lebih besar,” demikian salah satu tujuan utama kegiatan tersebut.

Penguatan BUMDes juga dinilai penting karena lembaga tersebut memiliki posisi strategis sebagai penggerak ekonomi masyarakat sesuai potensi dan karakteristik masing-masing desa.

Sementara itu, BUMDesma memiliki peluang untuk mengembangkan usaha dengan skala lebih besar melalui kerja sama antardesa. Skala usaha yang semakin besar diharapkan mampu meningkatkan daya tawar, efisiensi, sekaligus kemampuan memenuhi kebutuhan pasar.

Dengan mempertemukan potensi desa, kapasitas pengelola usaha, dan akses pasar, temu bisnis ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun BUMDes dan BUMDesma yang lebih profesional, adaptif, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pada akhirnya, penguatan jejaring usaha tersebut diharapkan ikut mempercepat pertumbuhan ekonomi desa dan mendukung agenda “Mulus Ekonominya” di Kabupaten Jepara.(kps)***

 

Lumbunginformasi.id Jepara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *