
Lumbunginformasi.id Jepara – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Partai NasDem tahun 2026, jajaran pengurus dan kader Partai NasDem di Kabupaten Jepara menggelar ziarah ke makam tokoh sejarah Jepara, Adipati Tjitrosumo I hingga generasi penerusnya, termasuk Tjitrosumo III sampai VII, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan sekaligus penghormatan terhadap para tokoh yang telah mewarnai perjalanan sejarah Jepara. Ziarah tersebut diikuti oleh H. Nur Hidayat selaku pemangku wilayah Dapil 5, bersama para ketua DPC dan pengurus sayap Partai NasDem di wilayah tersebut.
Ziarah ini merupakan bagian dari rangkaian agenda yang telah ditetapkan DPD Partai NasDem Jepara dalam menyambut HUT ke-15. Seluruh pemangku wilayah daerah pemilihan (Dapil) 1 hingga Dapil 5 dijadwalkan mengikuti kegiatan sesuai agenda dan kesepakatan bersama.
Selain sebagai bentuk penghormatan dan doa kepada para tokoh pendahulu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, serta memperkuat koordinasi antaranggota partai.
Menjelang peringatan hari jadi ke-15, jajaran pengurus dan kader juga didorong untuk melakukan evaluasi terhadap perjalanan organisasi pada tahun-tahun sebelumnya.

Evaluasi tersebut mencakup berbagai hal yang telah berjalan baik maupun kekurangan yang perlu diperbaiki sebagai bahan pembenahan ke depan.
Dengan komunikasi dan koordinasi yang terjalin secara berkelanjutan, diharapkan seluruh jajaran pengurus dapat menyatukan langkah dalam menjalankan agenda organisasi dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Peringatan HUT ke-15 Partai NasDem tahun ini juga diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan yang telah disepakati melalui musyawarah. Setiap agenda diharapkan dapat menjadi sarana memperkuat kebersamaan, meningkatkan soliditas organisasi, sekaligus mempertegas komitmen untuk hadir di tengah masyarakat.
Melalui momentum ini, Partai NasDem Jepara berharap organisasinya terus berkembang, semakin kuat dalam membangun kebersamaan, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Semangat kebersamaan yang diwujudkan melalui ziarah dan doa tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh kader untuk terus menjaga komunikasi, memperbaiki kekurangan, dan melanjutkan pengabdian kepada masyarakat.***
M Adi Sunarto
Lumbunginformasi.id Jepara