
Lubunginformai.id JEPARA — Semangat kebangkitan industri mebel Jepara kian terasa. Wakil Bupati Jepara, M. Ibnu Hajar, secara resmi melepas keberangkatan 15 armada truk yang mengangkut produk dari 20 Industri Kecil Menengah (IKM) mebel menuju ajang bergengsi Indonesia International Furniture Expo 2026 yang digelar 5–8 Maret 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Jepara, Senin (02/03/2026), itu dirangkai dengan launching Kartu Mebel Jepara (KMJ) sebagai langkah strategis memperkuat legalitas dan daya saing pelaku usaha mebel lokal.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Disperindag Jepara Anjar Jambore Widodo, Ketua DPD Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia Jepara Raya Hidayat Hendra Sasmita, jajaran pengurus, serta sejumlah OPD terkait.
20 IKM Lolos Kurasi Ketat
Dari total 32 IKM yang mendaftar sebagai peserta pameran, hanya 20 yang dinyatakan lolos setelah melalui proses kurasi ketat. Seleksi dilakukan berdasarkan legalitas usaha, keberadaan gudang, hingga kualitas produk yang dinilai siap bersaing di pasar internasional.
“Kurasi ini penting agar produk yang tampil benar-benar representatif membawa nama besar Jepara di kancah global,” ujar Anjar.
Pelepasan armada dilakukan secara simbolis oleh Wabup bersama para tamu undangan, menandai kesiapan IKM Jepara menembus pasar ekspor melalui IFEX 2026.
100 Perusahaan Terima Kartu Mebel Jepara
Momentum tersebut juga diwarnai penyerahan sekitar 100 Kartu Mebel Jepara (KMJ) kepada perusahaan dan pelaku IKM yang telah memenuhi persyaratan.
KMJ menjadi instrumen penting dalam program pembinaan industri mebel daerah. Kepemilikan kartu ini menjadi syarat untuk mendapatkan berbagai fasilitas dari Pemerintah Kabupaten Jepara.
Program ini terbuka bagi semua segmen, baik mebel kelas atas maupun menengah, termasuk pelaku usaha kecil yang memenuhi standar administrasi dan kualitas.
Fasilitas Nyata: Permodalan hingga Subsidi Pameran
Melalui KMJ, pelaku usaha mendapatkan berbagai manfaat, di antaranya:
Akses permodalan melalui kerja sama dengan Bank BPD Jateng
Pelatihan gratis peningkatan kualitas SDM
Subsidi biaya pameran, termasuk tempat dan akomodasi
Dukungan pengiriman produk ke lokasi pameran
“Pemkab memberikan subsidi penuh untuk pengiriman barang. Total ada 15 truk yang diberangkatkan menuju Tangerang,” tambah Anjar.
Sinergi Organisasi Perkuat Industri
Dalam membangkitkan kembali kejayaan mebel Jepara, Pemkab juga menggandeng berbagai organisasi strategis seperti Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia, Asosiasi Pengrajin Kayu Jepara, serta Kamar Dagang dan Industri Indonesia.
Langkah ini sejalan dengan visi Bupati Jepara untuk menjadikan IKM mebel sebagai tulang punggung ekonomi daerah yang berdaya saing global.
Dengan pelepasan peserta IFEX 2026 dan launching KMJ, Jepara kembali menegaskan diri sebagai kota ukir dan sentra mebel yang siap bangkit, berinovasi, dan menembus pasar internasional.***
Lumbunginformasi.id Jepara