• Fri. May 17th, 2024

Iumbunginformasi

Aktual dan Benar

Koalisi dengan Gerindra, PKB Yakin Bawa Keberuntungan di Pilpres 2024

ByMas Narto

Jun 30, 2022
Bagikan Berita ini

Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid yakin PKB membawa keberuntungan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Dia mengaku tak risau dengan kerja sama yang dibangun partainya dengan Gerindra. Menurutnya, sejarah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tiga kali kalah di pilpres tidak menjadi soal.

“Nah, PKB di tempat yang menang terus, Gerindra di tempat yang kalah terus. Ini menarik ini, kita buktikan 2024 ketemu hokinya, sama-sama menang,” kata Jazilul kepada wartawan di kompleks parlemen, Kamis (30/6).

Jazilul menyebut rencana koalisi PKB-Gerindra di 2024 akan mengusung Prabowo dan Ketua Umum Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Namun, pihaknya belum menentukan siapa yang menjadi calon presiden atau calon wakil presiden.

Wakil Ketua MPR itu menegaskan koalisi PKB-Gerindra telah memenuhi syarat pencalonan presiden atau presidential threshold yaitu minimal 20 persen kursi di DPR RI.

Namun, Jazilul mengatakan pihaknya masih membuka kemungkinan partai lain yang hendak bergabung.

“Berdua PKB dan Gerindra 23 persen, begitu resmi, mesin dihidupkan, gerak lebih lincah. Nanti kalau ada yang mau bergabung, silahkan menjadi pengusung, orang masih 1,5 tahun,” katanya.

Jazilul juga mengklaim hubungan PKB dengan Gerindra saat ini jauh lebih dekat. Menurutnya, PKB lebih intens bertemu di luar pemberitaan media.

Saat ini, kata dia, kedua partai tengah mencari hari baik sebelum secara resmi mengumumkan deklarasi. Ia memperkirakan deklarasi bakal diumumkan pada 2023.

“Kita cari waktu yang pas, tidak terlalu maju tapi juga tidak terlalu telat. Ya kira-kira mungkin 2023,” ucapnya.

Diketahui, Prabowo pernah maju sebagai calon wakil presiden di Pemilu 2009. Saat itu, ia berpasangan dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Megawai-Prabowo kalah dari pasangan Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono.

Prabowo kemudian maju sebagai calon presiden di Pemilu 2014 dan 2019. Di dua pemilu itu ia berhadap-hadapan dengan Joko Widodo dan mengalami kekalahan.

https://www.cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *