
Lumbunginformasi. Id Jepara – sejarah perkembangan Islam tidak lepas dari kontribusi perjuangan ulama tokoh masyarakat untuk bersama sama berjuang menciptakan warga wilayahnya menjadi masyarakat yang beragama dan menghormati budaya kearifan lokal, di sinilah tokoh ulama yang kharismatik KH Musthofa Abdul Hamid telah mencurahkan jiwa raganya berjuang bersama para tokoh masyarakat untuk menjadikan warga Desa Guyangan menjadi warga yang beragama berakhlaq dan berbudi pekerti yang baik.
Satu satunya ulama yang ada di desa Guyangan sangat memberikan inspirasi dan suri tauladan hingga Desa Guyangan kecamatan Bangkrut ini menjadi maju dan melahirkan ulama – ulama, ustad – ustadzah yang berpotensi dan memberikan kontribusi ilmunya kepada masyarakat dalam dan luar daerah hingga yayasan pendidikan Islam berkembang pesat hingga saat ini yang semakin maju dengan terwujud bisa melahirkan kader remaja yang berpotensi dibidangnya.
Rangkaian pekan budaya kirab agung sego suro dan pengajian merupakan puncak acara Haul KH Musthofa Abdul Hamid yang ke 17, dari giat sebelumnya sudah dilaksanakan dari tanggal 5 Juli tawasul awal kegiatan,7 juli Oncor Culture Festival, 9 juli ngaji budaya jawi, 10 juli parade masak sego suro, 11 juli ziarah pesarean, 12 khotmil qur an bil Hifdzi, 14 juli kirab dilanjut malam pengajian haul akbar puncaknya.
Disampaikan para warga masyarakat ke awak media pekan kirab agung sego suro merupakan tradisi yang sudah menjadi budaya lokal Desa Guyangan berjalan tahun ke tahun dan sangat dinanti nanti warga masyarakatnya, ucapnya.
Dalam acara kirab diikuti semua lembaga pendidikan Islam yang ada, juga Ormas dan aparatur Desa Guyangan,
Ini akan menjadi moment penting yang akan berkembang untuk mengingatkan generasi muda dan masyarakat akan perjuangan yang sudah dilakukan para ulama dan leluhur sehingga semua menjadi maju desa kita ini, pungkasnya ***
Sumber : Ads Red
Lumbunginformasi. Id Jepara