• Sat. Dec 13th, 2025

Iumbunginformasi

Aktual dan Benar

Bagikan Berita ini

Lumbunginformasi.id Jepara – Setelah hari yang melelahkan atau saat tubuh membutuhkan dorongan energi di pagi hari, mandi kerap menjadi momen paling menyegarkan. Namun, muncul pertanyaan: lebih baik mandi air dingin atau air hangat? Ternyata, jawabannya tidak sesederhana soal kenyamanan semata.

Melansir dari WebMD, masing-masing suhu air memiliki manfaat kesehatan berbeda yang tergantung pada kondisi tubuh dan tujuan pribadi. Menurut para pakar, pilihan suhu mandi yang tepat dapat memengaruhi performa fisik, mood, hingga kesehatan secara menyeluruh.

Manfaat Mandi Air Dingin
Air dengan suhu sekitar 10–15 derajat Celsius dianggap sebagai air dingin. Meskipun tidak senyaman air hangat, mandi air dingin punya sederet manfaat:

Menjaga kesehatan kulit dan rambut: Air dingin membantu mengecilkan pori-pori dan menjaga minyak alami, menjadikannya pilihan baik bagi kulit kering atau rambut rapuh.

Meningkatkan kesehatan mental dan kekebalan tubuh: Paparan air dingin merangsang produksi noradrenalin dan endorfin, memberikan efek antidepresan alami dan memperkuat daya tahan tubuh.

Meningkatkan sirkulasi darah: Respons tubuh terhadap suhu dingin membuat detak jantung meningkat dan sirkulasi darah lebih lancar, memberikan energi dan membantu metabolisme.

Manfaat Mandi Air Hangat
Sementara itu, mandi air hangat sangat efektif untuk merilekskan tubuh, terutama setelah beraktivitas seharian. Di antaranya:

Membantu tidur nyenyak: Air hangat melenturkan otot dan menenangkan pikiran, membantu kualitas tidur jadi lebih baik.

Membersihkan kulit lebih menyeluruh: Suhu hangat membuka pori-pori, membantu mengangkat kotoran dan racun dari permukaan kulit.

Membakar kalori ringan: Meskipun bukan pengganti olahraga, berendam dalam air hangat turut membakar sedikit kalori.

Kapan Harus Memilih Suhu Air yang Tepat?
Memahami kebutuhan tubuh adalah kunci memilih suhu mandi yang sesuai. Penderita radang sendi, misalnya, lebih diuntungkan dengan mandi air hangat, sedangkan atlet yang cedera bisa memanfaatkan mandi air dingin untuk meredakan peradangan.

Para pakar menyarankan agar tidak menggunakan air dengan suhu ekstrem karena bisa membahayakan tubuh. Pilihlah suhu yang nyaman, dan sesuaikan dengan kebutuhan harian—apakah untuk menyegarkan, menenangkan, atau meredakan nyeri.***

Lumbunginformasi.id Jepara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *