• Fri. May 17th, 2024

Iumbunginformasi

Aktual dan Benar

Terlihat Jelas Dampak Pencemaran dari Limbah Tambak di Karimun Jawa

Bagikan Berita ini

NEWSLine.id Jepara,

NEWSLine.id Jepara – Kalau bukan kita yang peduli lingkungan siapa lagi, sumberdaya alam yang ada menjadi topangan kehidupan kini mulai berkurang karena terkontaminasi sebuah kebijakan yang lambat dan kurangnya pengawasan juga ketegasan, hingga diselang satu bulan adanya berita penutupan tak segera ada tindakan dampak pencemaran limbah semakin meluas disampaikan Mas Legi, 10/04/2023.

Saatnya kembali warga masyarakat karimunjawa mulai sadar untuk menjadi satu kesatuan kembalikan potensi asli karimunjawa menjadi kawasan pariwisata.

Kesadaran warga khususnya para aparatur pemerintahan Desa dan generasi muda untuk bisa menggeliatkan kembali hal budaya sebagai bagian dari kekayaan pariwisata Karimunjawa untuk di munculkan kembali.

Selama ini terkesan pembudidaya tambak yang sangat menopang perekomomian warga karimun jawa, kesaksian yang di sampaikan tidak seluruhnya benar karena harus disadari ragam warga dan kenyataan dilapangan beda.

Pemerintah Desa harus peka dan berdiri di tengah – tengah berikan kebijakan dan inovasi solusi buat warga agar kembli bisa bangkitkan ekonomi sendiri tanpa ketergantungan.

Penataan wilayah yang bersih rapi indah di mohon dicanangkan kembali,
berikan idukasi para muda kembangkan pengetahuan bahasa lagi untuk kesiapan menarik wisata ke Karimunjawa.

Karimunjawa harus bangkit jangan hanya terpaku dari pengusaha yang mempunyai kepentingan hingga pemikiran bisa dikerdilkan dengan suatu pemberian.

Bukan rahasia umum bahwa prosedur pengusaha tambak dikarimun tidak sesuai aturan dan anjuran, disadari ataupun tidak disadari tambak sudah menimbulkan pencemaran dan dampak tidak baik di lingkungan hidup Karimunjawa.

Harpan sama sama mari membenahi semua warga agar Karimunjawa bersinar kembali sesuai yamg kita harapkan.***

Sumber : lg

NEWSLine.id Jepara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *